Tiga Ancaman Utama Asian Games Yang Perlu Di Antisipasi Polri

Lapakpolitik.com – Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyampaikan bahwa jajarannya terus mengantisipasi tiga ancaman utama pada saat penyelenggaraan Asian Games pada 18 Agustus hingga 2 September 2018 mendatang.

Tiga ancaman yang dimaksud adalah terorisme, kejahatan jalanan dan kemacetan lalu lintas.

 

Ayo gabung bersama kami, Agen Bola Terpercaya hanya di Interbolaplay.com

“Antisipasi ancaman utama pada Asian Games adalah terorisme, kedua adalah masalah street crime atau kejahatan jalanan dan ketiga adalah kemacetan lalu lintas,” Kata Tito pada Rapat Kerja dengan Komisi III DPR, di gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (19/7/2018).

Tito mengatakan, terkait ancaman terorisme, sejauh ini Polri telah berhasil menangkap 270 terduga teroris sejak peristiwa penyanderaan yang terjadi di rutan Salemba cabang Mako Brimob, Depok, 8 Mei 2018 lalu.

Ia memastikan keamanan akan terus dilakukan terhadap seluruh lokasi Asian Games dengan menyertakan Densus 88 Antiteror serta satgas antiteror yang dibentuk oleh Polda Sumatera Selatan, Polda Metro Jaya, Jawa Barat dan Banten.

Terkait kejahatan jalanan, jajaran Polda Jawa Barat telah menangkap 1.500 pelaku kejahatan. Sementara jajaran Polda Metro Jaya telah menangkap 50 pelaku, bahkan 15 orang diantaranya tewas karena melawan petugas.

“Kami berikan tindakan keras pada mereka yang melawan apalagi pakai sajam atau senpi. Kami berikan tindakan tegas untuk berikan efek jera kepada mereka,” kata Tito.

Terkait masalah kemacetan, Tito mengaku tidak ada kesulitan berarti terkait venue Asian Games yang berada di Palembang. Sebab, wisma atlet berada dalam satu wilayah yang sama dengan tempat pertandingan.

Sementara untuk di Jakarta, ada beberapa opsi yang masih dibahas dengan Pemprov DKI. Opsi pertama meliburkan anak sekolah.

Menurutnya, opsi ini sanggup mengurangi kemacetan hingga 11 persen, tapi akan berdampak pada kualitas pendidikan.

Opsi kedua, mengawal rombongan atlet mulai dari wisma sampai ke tempat pertandingan dengan menutup jalan. Namun, opsi ini akan mengakibatkan masyarakat pengguna jalan akan terganggu.

“Ini sedang dibicarakan antara Dishub DKI, Kemenhub, Polda Metro dan Korlantas. Kalau di Palembang sekali lagi enggak ada libur karena lancar,” tutur Tito.

 

Ayo gabung bersama kami, Agen Bola Terpercaya hanya di Interbolaplay.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *