Lion Air Laporkan 9 Pilotnya ke Polisi atas Dugaan Pemalsuan Dokumen

Lapakpolitik.com – Sembilan pilot dan satu karyawan Lion Air harus berhadapan dengan proses hukum karena memalsukan sejumlah dokumen yaitu surat butuh atau referensi kerja. Dokumen tersebut diduga digunakan untuk dapat bekerja di perusahaan penerbangan lain.

Menurut Corporate Communications Stategic Lion Air Danang Mandala, atas adanya indikasi pemalsuan tersebut pihak Lion Air Group telah melaporkan sembilan pilot dan satu karyawannya ke pihak kepolisian.

“Lion Air Group melaporkan kepada pihak kepolisian adanya dugaan perbuatan oknum atas pemalsuan kop surat, tanda tangan dan stempel perusahaan yang diwujudkan menjadi sebuah dokumen personalia yaitu surat lolos butuh atau referensi kerja,” kata Danang dalam rilis yang diterimakumparan, Selasa (22/5).

agen: interbola.org

Ke sembilan pilot tersebut adalah Baskara Pratama (30), Gaia Airlangga (30), Andhika Pratama Putra (24), Eggiansyah El Islamy (26), Imam Thoifur (47), A. Noval Riza M.A.H (32), Ahmad Fahmi Dien Ahmadi (31), Firman Setia Fauzi (31), Oreza Mulya Santana (35) serta seorang karyawan bernama Tabroni (31). Ke sepuluh orang tersebut diduga melanggar perjanjian kerja yang sudah disepakati dengan pihak Lion Air dengan cara tidak menyelesaikan kewajiban kontrak dan membuat dokumen palsu.

“Setiap awak pesawat apabila mengundurkan diri sebelum ikatan dinas selesai, wajib menyelesaikan ketentuan/kewajiban yang telah disepakati, salah satunya biaya pelatihan (training). Jika kewajiban itu tidak diselesaikan, maka dapat merugikan perusahaan,” lanjut Danang.

Akibat terkuaknya pemalsuan dokumen ini, pihak Lion Air akan mengecek setiap awak pesawat atau karyawan yang telah mengundurkan diri dari lingkungan Lion Air.

“Pengecekan kepada setiap awak pesawat atau karyawan yang telah mengundurkan diri dari lingkungan Lion Air Group tetapi belum menyelesaikan kewajibannya dan sudah bekerja di perusahaan lain yang kemungkinan menggunakan dokumen personalia palsu, maka Lion Air Group akan melaporkan ke pihak yang berwajib,” pungkas Danang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *