Briptu Rachel, Penakluk Teroris Mako Brimob, Akan Bertugas di Sudan

Lapakpolitik.com – Briptu Christeel Racheltania Philip, sosok wanita satu-satunya dari anggota tim antiteror Korps Brimob yang terlibat penanganan aksi terorisme Mako Brimob beberapa waktu lalu akan menjalani tugas baru di Sudan.

interbolaplay.com

“Puji Tuhan, aku lulus Individual Police officer, yang nantinya akan diberangkatkan ke daerah Sudan, Afrika, dan itu penugasan PBB seperti itu. Tinggal tunggu waktu saja sih, untuk keberangkatannya ke sana,” kata wanita yang akrab di sapa Rachel ini, saat berbincang dengan kumparan, Minggu (24/6).

Rachel yang sehari-hari berdinas di Gegana ini, rencananya akan ditugaskan di negara tersebut itu antara satu sampai dua tahun. Menurutnya, dalam menjalankan tugas disana, tidak jauh beda dengan tugas dia melakukan pengamanan sebagai anggota Polri.

“Kurang lebih dua tahun ya, tapi tergantung, ada yang setahun dan ada yang dua tahun. (Di sana) sama seperti pekerjaan yang kita lakukan di Polri, di Indonesia. Nah, jadi apa yang pernah kita lakukan di Indonesia itu, kita aplikasikan disana. Jadi kita kayak pindah tempat kerja sebenarnya, hanya pindah negara, tapi pekerjaannya kurang lebih sama,” tutur Rachel.

Ia mengungkapkan, prestasi yang dia raih sehingga dapat lolos seleksi dan mampu bertugas di dua negara itu bukanlah hal yang dicapai dengan mudah. Dibutuhkan kesabaran, keuletan, dan kerja keras dalam berlatih.

Misalnya dalam hal menembak, kata Rachel, ia mengaku terus berlatih selama sembilan tahun berdinas di Polri.

“Setelah aku lulus dari polisi, di sekolah polwan aku langsung penempatan di Kor Brimob, di Gegana, nah mulai dari situ aku mulai belajar nembak semua dan segala macam sampai dengan sekarang ini. Nanti Desember itu aku sudah mau 9 tahun dinas. jadi merintisnya dari nol itu sampai sekarang cukup banyak waktu yang sangat banyak. Jadi step by step harus dijalanin setiap prosesnya,” imbuhnya.
Ia juga mengungkapkan perasaan pada saat melakukan aksi penanganan aksi terorisme. Rachel mengakui perasaan tegang tetap ia rasakan, akan tetapi, menurutnya dengan berkonsentrasi, perasaaan tegang itu dapat hilang. “Tegang pasti, cuman karena itu merupakan sebuah kewajiban dan sudah jadi bagian dari diri sendiri, jadi ya jalanin aja. Ya itu adalah tugas dan tanggungjawab saya, jadi ya harus dijalani,” ujarnya.

Selain itu, wanita yang hobby menyanyi mengungkapkan sisi kehidupannya. Ia mengaku dulu bercita-cita menjadi dokter, namun takdir berkata lain. Ia pun mengaku bersyukur dan menikmati setiap proses yang dia lalui. “Kalau cita-cita waktu kecil mau jadi dokter hahaha. Mau jadi artis sih, tapi enggaklah, cuman mau jadi polisi,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *